TUGAS MANDIRI 9

Nama: Shelly Anastasya M

Nim: 41624010011

LAPORAN TUGAS DfE (Design for Environment)

1. Deskripsi Produk

Nama produk: Botol Minum Plastik (Reusable Bottle).

Fungsi utama: Menyimpan air minum dan digunakan berulang kali untuk kegiatan sehari-hari.

Botol ini memiliki tutup ulir, terbuat dari plastik keras, dan memiliki kapasitas 600 ml.

2. Analisis Fitur Tidak Ramah Lingkungan

  1. Material utama plastik PET/PP.
    Walaupun beberapa jenis plastik dapat didaur ulang, kemampuan daur ulang di lapangan masih terbatas. Plastik juga membutuhkan energi tinggi dalam proses produksinya.
  2. Desain menggunakan pewarna plastik.
    Banyak botol berwarna yang membuat proses daur ulang lebih sulit karena pemisahan warna dan menurunkan kualitas hasil daur ulang.
  3. Tutup dan badan botol menggunakan material berbeda.
    Beberapa botol menggunakan kombinasi PET untuk badan dan PP untuk tutup. Perbedaan material membuat proses pemisahan lebih rumit pada tahap daur ulang.
  4. Umur pakai terbatas.
    Banyak botol plastik cepat mengalami retak, gores, atau perubahan bentuk karena panas, sehingga mendorong pengguna membeli botol baru lebih cepat.

3. Kaitan dengan Prinsip DfE

  1. Reduce:
    Penggunaan plastik berlapis warna atau plastik yang tebal menambah jumlah material yang sebenarnya bisa dikurangi. Desain saat ini belum memaksimalkan penghematan bahan.
  2. Reuse:
    Umur pakai yang cenderung pendek membuat kemampuan reuse menjadi kurang optimal. Produk cepat rusak dan diganti dengan yang baru.
  3. Recycle:
    Perbedaan material antara badan botol dan tutup membuat proses recycling menjadi kurang efisien. Material plastik berwarna juga mengurangi kualitas produk hasil daur ulang.
  4. Recover:
    Karena sifat plastik yang terbatas pada proses pemulihan energi, botol ini tidak memberikan banyak opsi recovery setelah masa pakainya habis.
  5. Redesign:
    Botol belum dirancang dengan mempertimbangkan kemudahan pemisahan material atau penggunaan material tunggal yang kompatibel untuk daur ulang yang lebih mudah.

4. Refleksi / Ide Perbaikan

  1. Menggunakan material tunggal (single-material design).
    Misalnya seluruh komponen menggunakan PET transparan sehingga proses daur ulang lebih mudah dan kualitas daur ulang lebih tinggi.
  2. Mendesain botol lebih tahan lama.
    Menambah ketahanan terhadap panas, goresan, dan tekanan agar umur pakai lebih panjang sehingga kebutuhan mengganti produk berkurang.
  3. Mengurangi warna atau menggunakan warna alami tanpa pewarna kimia.
    Material bening meningkatkan nilai daur ulang dan mengurangi dampak lingkungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengaitkan Teknologi dengan Etika: Renungan Peran Insinyur Industri

TUGAS MANDIRI 4

TUGAS MANDIRI 1